★ 8,5RajaXXI
Dalam bahasa sehari-hari, kata raja dipakai jauh di luar istana. Ada raja jalanan, raja panggung, raja lawak, raja ring, dan raja kecil di rumah yang menguasai semua orang dewasa. RajaXXI memakai kata itu sebagai cara menata film. Seratus enam puluh sembilan film duduk di tiga belas takhta, tiga belas film untuk tiap takhta, menurut apa yang dikuasai tokoh utamanya. Empat takhta berada di istana: mahkota, sihir, bintang, dan rimba. Lima takhta direbut di arena: dunia hitam, silat, gelanggang, akal, dan harta. Empat takhta direbut dengan pesona: panggung, lawak, hati, dan masa kecil. Pilih takhtanya, dan lihat siapa yang duduk di sana.
Tiga belas takhta: siapa yang berkuasa?
Raja bermahkotaRaja bermahkota
Lihat semua (13)
★ 8,5
★ 7,4
★ 8,2
★ 7,8
★ 7,2
★ 7,0Raja sihirRaja sihir
Lihat semua (13)
★ 7,9
★ 8,4
★ 8,4
★ 7,4
★ 8,0
★ 7,8Raja bintangRaja bintang
Lihat semua (13)
★ 7,6
★ 8,2
★ 8,2
★ 8,2
★ 6,8
★ 7,6Raja rimbaRaja rimba
Lihat semua (13)
★ 7,8
★ 7,8
★ 8,0
★ 7,3
★ 6,5
★ 6,9Raja dunia hitamRaja dunia hitam
Lihat semua (13)
★ 8,1
★ 7,8
★ 8,7
★ 7,5
★ 8,2
★ 8,6Raja silatRaja silat
Lihat semua (13)
★ 7,5
★ 7,4
★ 7,5
★ 7,3
★ 7,7
★ 7,6Raja gelanggangRaja gelanggang
Lihat semua (13)
★ 7,1
★ 8,0
★ 7,8
★ 6,6
★ 6,9
★ 7,3Raja akalRaja akal
Lihat semua (13)
★ 7,9
★ 7,7
★ 7,2
★ 8,0
★ 7,9
★ 7,1Raja hartaRaja harta
Lihat semua (13)
★ 7,7
★ 6,9
★ 6,9
★ 8,5
★ 7,8
★ 7,4Raja panggungRaja panggung
Lihat semua (13)
★ 8,2
★ 7,9
★ 8,2
★ 8,1
★ 7,4
★ 7,0Raja lawakRaja lawak
Lihat semua (13)
★ 7,5
★ 7,0
★ 7,7
★ 6,8
★ 7,2
★ 6,2Raja hatiRaja hati
Lihat semua (13)
★ 7,9
★ 8,5
★ 7,3
★ 8,1
★ 8,0
★ 7,8Raja kecilRaja kecil
Lihat semua (13)
★ 7,9
★ 8,0
★ 8,0
★ 7,8
★ 7,6
★ 6,8Panduan RajaXXI
RajaXXI: tiga belas takhta
Kata raja di luar istana
Bahasa Indonesia gemar memakai kata raja. Kita menyebut raja jalanan, raja dangdut, raja lawak, raja ring, raja minyak, dan raja kecil untuk anak yang menguasai seisi rumah. Kata itu sudah lama keluar dari istana. Ia dipakai untuk siapa pun yang paling berkuasa di wilayahnya, entah wilayah itu sebuah kerajaan, sebuah panggung, atau sebuah ruang keluarga.
RajaXXI memakai kata itu sebagai cara menata film. Setiap film punya tokoh yang berkuasa atau yang sedang merebut kuasa, dan setiap kuasa punya wilayahnya. Maka katalog ini dibagi menjadi tiga belas takhta. Di tiap takhta duduk tiga belas film, sehingga seluruhnya ada 169 film. Sebuah film ditempatkan menurut apa yang dikuasai atau diperebutkan tokoh utamanya: mahkota, tongkat sihir, sabuk juara, hati seseorang, atau tawa penonton.
Gagasan ini diuraikan di Tiga belas takhta, dan langkah pertama untuk pengunjung baru ada di Mulai di RajaXXI.
Kerajaan dalam angka
Katalog RajaXXI memuat 169 film dari tahun 1943 sampai 2025. Tiga puluh delapan di antaranya film Indonesia. Film dunia datang dalam tujuh bahasa: 113 berbahasa Inggris, enam Jepang, empat Kanton, tiga Korea, tiga Mandarin, serta masing-masing satu film berbahasa Jerman dan Latvia. Tiga puluh satu judul adalah film animasi.
Nilai rata-rata seluruh katalog adalah 7,48 dari sepuluh, dan 41 film bernilai 8,0 atau lebih. Durasi rata-ratanya 123 menit. Tiga belas takhta itu terbagi atas tiga wilayah. Istana memuat empat takhta dengan 52 film. Arena memuat lima takhta dengan 65 film. Rumah dan panggung memuat empat takhta dengan 52 film.
Tiga belas kali tiga belas adalah 169, dan kerapian itu disengaja. Setiap takhta mendapat tempat yang sama luasnya, sehingga raja lawak sama terhormatnya dengan raja bermahkota. Di kerajaan ini, semua takhta setara.
Papan tiga belas takhta
Di beranda RajaXXI terdapat papan berisi tiga belas kotak. Setiap kotak mewakili satu takhta, bernomor Takhta 1 sampai Takhta 13, dengan nama takhta dan jumlah filmnya. Garis emas menandai empat takhta istana, garis jingga menandai lima takhta arena, dan garis hijau menandai empat takhta rumah dan panggung.
Tekan sebuah kotak, dan halaman bergulir ke baris takhta itu. Tiap baris menampilkan enam poster, yaitu enam film yang paling banyak dinilai penonton di takhta tersebut, dengan nama takhta tercetak di tiap poster. Tautan Lihat semua membuka ketiga belas filmnya. Cara membaca poster dijelaskan di Kartu poster.
Takhta 1, raja bermahkota
Takhta pertama adalah takhta yang sesungguhnya. Di sini duduk film tentang raja, ratu, kaisar, dan para pewaris yang memperebutkan mahkota. Tiga belas film dari tahun 1987 sampai 2021, dengan nilai rata-rata 7,61 dan durasi rata-rata 132 menit.
Nilai tertinggi dipegang The Lord of the Rings: The Return of the King, dengan 8,5 dan durasi 201 menit, film yang judulnya sendiri sudah menjelaskan mengapa ia duduk di sini. Gladiator, dengan nilai 8,2, mempertemukan seorang jenderal dengan kaisar Roma yang merebut takhta ayahnya. Braveheart mengangkat pemberontak Skotlandia melawan raja Inggris. The King's Speech mengikuti seorang raja yang gagap menjelang pidato terpenting hidupnya, dan The Last Emperor, 163 menit, mengikuti kaisar terakhir Tiongkok dari takhta sampai kebun.
Mahkota juga diperebutkan di negeri khayal. Black Panther adalah kisah seorang raja muda yang ditantang sepupunya. Frozen dan Brave menaruh seorang ratu dan seorang putri di pusat cerita. Shrek menertawakan pangeran tampan dan putri yang dikurung di menara. Aladdin mengincar istana sultan, dan Raya and the Last Dragon berusaha menyatukan lima negeri yang terpecah. Dari Tiongkok kuno hadir Hero, tentang seorang pendekar di hadapan raja yang hendak menjadi kaisar, dan Red Cliff, tentang para penguasa yang berebut negeri.
Takhta 2, raja sihir
Takhta kedua diduduki mereka yang berkuasa lewat mantra. Tiga belas film dari tahun 2001 sampai 2022, dengan nilai rata-rata 7,81, tertinggi di antara semua takhta, dan lima film bernilai 8,0 atau lebih. Durasi rata-ratanya 139 menit.
Empat film Harry Potter duduk di sini: yang pertama, yang ketiga, yang keempat, dan yang terakhir. Bersama-sama mereka menceritakan seorang anak yatim yang mendapati dirinya penyihir, lalu harus menghadapi penyihir paling ditakuti di zamannya. Film ketiga bernilai 8,0 dan film terakhir 8,1. Fantastic Beasts and Where to Find Them membawa dunia yang sama ke New York.
Dua film pertama trilogi The Lord of the Rings, keduanya bernilai 8,4 dan berdurasi 179 menit, duduk di takhta ini karena penyihir kelabu yang menuntun perjalanan dan cincin yang menyihir semua pemegangnya. The Hobbit: An Unexpected Journey dimulai dengan penyihir yang sama mengetuk pintu seorang hobbit. Dua film Doctor Strange mengangkat seorang dokter bedah menjadi penyihir agung.
Nilai tertinggi takhta ini, 8,5, dipegang Spirited Away, tempat seorang anak perempuan bekerja di pemandian milik penyihir yang mencuri nama orang. Dua film Pixar menutup barisan: Onward, tentang dua bersaudara peri di dunia yang sudah melupakan sihir, dan Turning Red, tentang kutukan keluarga yang mengubah seorang gadis menjadi panda merah raksasa.
Takhta 3, raja bintang
Takhta ketiga berada di luar bumi. Di sini duduk film tentang kaisar galaksi, penguasa planet, dewa petir, dan penakluk semesta. Tiga belas film dari tahun 1977 sampai 2023, dengan nilai rata-rata 7,77 dan durasi rata-rata 145 menit, terpanjang di antara semua takhta.
Lima film Star Wars membentuk inti takhta ini. Film pertama dari 1977, dengan nilai 8,2, memperkenalkan sebuah kekaisaran dan para pemberontaknya. The Empire Strikes Back, dengan nilai 8,4, tertinggi di takhta ini, dan Return of the Jedi melanjutkan perlawanan sampai sang kaisar jatuh. Star Wars: The Force Awakens dan Rogue One: A Star Wars Story menambahkan bab baru.
Penguasa lain datang dari berbagai sudut semesta. Dune adalah kisah perebutan sebuah planet gurun antara dua wangsa bangsawan di bawah seorang kaisar. Dua film Avatar berlangsung di sebuah bulan yang hendak dikuasai manusia; yang kedua, dengan 192 menit, adalah film terpanjang di takhta ini. Thor dan Thor: Ragnarok mengikuti seorang pangeran Asgard yang harus pantas atas takhta ayahnya.
Dua film Avengers duduk di sini karena lawannya: seorang penakluk yang mengumpulkan enam batu untuk menguasai separuh kehidupan. Avengers: Infinity War dan Avengers: Endgame sama-sama bernilai 8,2. Film ketiga Guardians of the Galaxy menutup barisan, dengan seorang penguasa yang ingin menciptakan dunia sempurna.
Takhta 4, raja rimba
Takhta keempat dibangun oleh alam, jauh dari tangan manusia. Di sini berkuasa singa, naga, kera raksasa, dan segala penguasa alam liar. Tiga belas film dari tahun 1993 sampai 2024, sembilan di antaranya animasi. Nilai rata-ratanya 7,49, dan durasi rata-ratanya 108 menit.
Raja rimba yang paling terkenal muncul dua kali. The Lion King versi 2019 menceritakan ulang kisah anak singa yang harus merebut kembali Batu Kebanggaan, dan Mufasa: The Lion King menceritakan asal-usul ayahnya. Raja lain bertubuh lebih besar: Kong: Skull Island dan Godzilla vs. Kong mempertemukan dua makhluk yang sama-sama bergelar raja, dan Jurassic Park, dengan nilai 8,0, mengingatkan bahwa penguasa pulau itu bergigi tajam. Lanjutannya dari 2018 ikut duduk di sini.
Film animasi mengisi sebagian besar takhta. Madagascar mendamparkan seekor singa kebun binatang yang menyebut dirinya raja New York. Zootopia membangun kota tempat pemangsa dan mangsa hidup bersama. Kung Fu Panda mengangkat seekor panda menjadi pendekar terpilih, dan Finding Nemo menyeberangi samudra.
Tiga film terbaru memegang nilai tertinggi. The Wild Robot, dengan 8,3, mengikuti sebuah robot yang belajar menjadi induk bagi seekor anak angsa. Puss in Boots: The Last Wish, dengan 8,2, mengikuti kucing petarung yang tinggal memiliki satu nyawa. Flow, dengan 8,1, mengikuti seekor kucing hitam di dunia yang terendam. Di rimba, rupanya, takhta kini dipegang kucing.
Istana dalam satu pandangan
Empat takhta pertama membentuk wilayah istana: mahkota, sihir, bintang, dan rimba. Lima puluh dua film duduk di sini, dari tahun 1977 sampai 2024. Nilai rata-ratanya 7,67, tertinggi di antara tiga wilayah, dan lima belas film bernilai 8,0 atau lebih. Durasi rata-ratanya 131 menit, juga yang terpanjang.
Istana adalah wilayah cerita besar: kerajaan yang runtuh, cincin yang harus dimusnahkan, galaksi yang diperebutkan. Enam belas filmnya animasi, dan hampir semuanya dibuat untuk layar selebar mungkin. Seluruh film di wilayah ini berasal dari luar Indonesia; film kerajaan Nusantara masih jarang dibuat. Uraiannya ada di Panduan istana.
Takhta 5, raja dunia hitam
Wilayah arena dimulai dengan takhta yang paling berbahaya. Di sini duduk bos mafia, kepala geng, dan penguasa jalanan. Tiga belas film dari tahun 1972 sampai 2020, lima di antaranya film Indonesia. Nilai rata-ratanya 7,52, dan lima film bernilai 8,0 atau lebih.
Dua film pertama The Godfather adalah raja di antara raja. Yang pertama, dengan nilai 8,7, tertinggi di seluruh RajaXXI, memperlihatkan seorang anak bungsu yang perlahan mengambil alih kursi ayahnya. Yang kedua, dengan nilai 8,6 dan durasi 202 menit, memperlihatkan harga kursi itu. The Departed, dengan nilai 8,2, menaruh seorang bos Boston di antara dua penyusup. The Sting memperdaya seorang bos Chicago, dan New World mengikuti perebutan kursi pemimpin di sebuah sindikat Korea.
Dua raja lain lahir dari kota yang sama. Joker, dengan nilai 8,1, mengikuti seorang badut gagal yang menjadi panutan kerusuhan, dan The Dark Knight Rises mengikuti seorang penakluk bertopeng yang mengambil alih seluruh kota. John Wick memasuki dunia pembunuh bayaran yang punya hukum dan mata uangnya sendiri.
Lima film Indonesia memperlihatkan dunia hitam Jakarta dan Bandung. Serbuan Maut menyerbu gedung milik seorang bandar. The Raid 2: Berandal, dengan 150 menit, menyusup ke dua keluarga penguasa kota. The Night Comes For Us mengikuti bekas algojo sindikat. Preman Pensiun: The Movie menghadirkan bos preman yang ingin anak buahnya hidup lurus, dan Jakarta vs Everybody mengikuti seorang perantau yang terseret jaringan pengedar.
Takhta 6, raja silat
Takhta keenam direbut dengan tangan kosong, pedang, dan tongkat. Di sini duduk pendekar dan jagoan bela diri dari Asia. Tiga belas film dari tahun 1985 sampai 2022, lima di antaranya film Indonesia. Nilai rata-ratanya 7,07, dan durasi rata-ratanya 119 menit.
Hong Kong dan Tiongkok menyumbang empat film. Police Story dari 1985, dengan nilai 7,6, memperlihatkan Jackie Chan pada puncak keberaniannya. Kung Fu Hustle menyembunyikan para mahaguru di sebuah rumah susun. Ip Man 4: The Finale mengikuti guru Bruce Lee ke Amerika. Dan film pedang karya Ang Lee dari tahun 2000 membuat para pendekarnya melayang di atas atap.
Jepang dan Korea menyumbang tiga jagoan pendiam. Zatoichi adalah tukang pijat buta yang pedangnya lebih cepat daripada mata lawan. Rurouni Kenshin: The Final, dengan nilai 7,7, mengikuti bekas pembunuh yang bersumpah menjauhi pembunuhan. The Man from Nowhere, juga 7,7, mengikuti seorang pemilik pegadaian yang ternyata bekas agen khusus. Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings membawa tradisi itu ke jagat pahlawan super.
Lima film Indonesia memperlihatkan bahwa silat adalah warisan kita juga. Merantau memperkenalkan silat harimau dari Minangkabau. Pendekar Tongkat Emas dan film Wiro Sableng menghidupkan lagi dunia persilatan dari cerita lama. Gundala dan Sri Asih memberi jurus-jurus itu kepada pahlawan super dari komik Indonesia.
Takhta 7, raja gelanggang
Takhta ketujuh berbentuk podium. Di sini duduk petinju, pembalap, pelari, dan pemanah yang mengejar gelar juara. Tiga belas film dari tahun 1976 sampai 2025, dengan nilai rata-rata 7,29 dan durasi rata-rata 125 menit.
Ring tinju diwakili dua film. Rocky dari 1976, dengan nilai 7,8, mengikuti petinju kelas teri yang mendapat kesempatan melawan juara dunia. Million Dollar Baby, dengan nilai 8,0, mengikuti seorang pelayan restoran yang memaksa seorang pelatih tua untuk melatihnya. Lintasan balap diwakili empat film: Cars dan Cars 3 dari Pixar, F1 dengan 156 menit, dan The Art of Racing in the Rain, dengan nilai 8,1, tertinggi di takhta ini, kisah seorang pembalap yang diceritakan oleh anjingnya.
Lapangan lain melengkapi podium. Moneyball memenangkan pertandingan bisbol dengan statistik. King Richard mengikuti seorang ayah yang melatih dua putrinya menjadi juara tenis dunia. Chariots of Fire berlari menuju Olimpiade 1924. The Karate Kid versi 2010 memindahkan seorang anak Amerika ke Beijing, dan Shaolin Soccer membawa ilmu kuil ke lapangan bola.
Dua film Indonesia duduk di takhta ini. 3 Srikandi mengangkat kisah tiga pemanah putri yang meraih medali Olimpiade pertama Indonesia pada 1988. Tarung Sarung, dengan nilai 7,4, mengikuti anak orang kaya Jakarta yang belajar adu tarung tradisional di Makassar.
Takhta 8, raja akal
Takhta kedelapan direbut dengan kepala. Di sini duduk para jenius, detektif, dan pemikir. Tiga belas film dari tahun 1967 sampai 2023, dengan nilai rata-rata 7,7 dan durasi rata-rata 128 menit.
Para jenius datang lebih dulu. Oppenheimer, dengan nilai 8,0 dan durasi 181 menit, mengikuti fisikawan yang memimpin pembuatan bom atom. A Beautiful Mind mengikuti seorang ahli matematika yang bergulat dengan pikirannya sendiri. Gifted, dengan nilai 8,0, mengikuti seorang anak tujuh tahun yang memecahkan soal tingkat universitas, dan Rain Man mengikuti seorang lelaki yang menghitung kartu secepat mesin. Big Hero 6 menjadikan seorang remaja perakit robot sebagai pahlawan.
Para penyelidik menyusul. Dua film Sherlock Holmes menghadirkan detektif paling terkenal di dunia. Spotlight mengikuti satu tim wartawan yang membongkar rahasia sebuah kota. In the Heat of the Night dari 1967 mengirim seorang detektif kulit hitam ke kota kecil di Selatan. Gone Girl adalah adu siasat antara suami dan istri, dan The Lives of Others, dengan nilai 8,0, mengikuti seorang penyadap yang mulai berpikir sendiri.
Dua film Indonesia duduk di sini: Rudy Habibie, tentang mahasiswa yang kelak menjadi insinyur pesawat terbang dan presiden, dan The Mentalist.
Takhta 9, raja harta
Takhta kesembilan berlapis uang. Di sini duduk taipan, pewaris, dan orang-orang yang mengejar kekayaan. Tiga belas film dari tahun 2006 sampai 2024, dengan nilai rata-rata 7,47.
Tony Stark, miliarder perakit baju besi, menduduki tiga kursi lewat tiga film Iron Man. The Social Network mengikuti lahirnya salah satu orang terkaya di dunia dari sebuah kamar asrama. The Founder mengikuti seorang penjual mesin susu kocok yang mengambil alih sebuah kedai burger dan namanya. Crazy Rich Asians membawa seorang dosen ke tengah keluarga terkaya di Singapura.
Kekayaan juga melahirkan cerita tentang mereka yang berada di sekitarnya. Parasite, dengan nilai 8,5, tertinggi di takhta ini, memperlihatkan keluarga miskin yang masuk ke rumah keluarga kaya. Knives Out dan lanjutannya menyelidiki kematian dan kebohongan di sekitar dua orang kaya. The Devil Wears Prada dan Cruella, yang terakhir dengan nilai 8,0, berlangsung di kerajaan mode. The Intern menaruh seorang pensiunan di perusahaan milik pengusaha muda.
Satu film Indonesia menutup takhta ini dari arah yang berlawanan. Home Sweet Loan, dengan nilai 8,1, mengikuti seorang pegawai yang menabung bertahun-tahun untuk rumah mungil. Di takhta harta, ia mengingatkan bahwa bagi kebanyakan orang, menjadi raja berarti punya atap sendiri.
Arena dalam satu pandangan
Lima takhta tengah membentuk wilayah arena: dunia hitam, silat, gelanggang, akal, dan harta. Enam puluh lima film duduk di sini, dari tahun 1967 sampai 2025, lima belas di antaranya film Indonesia. Nilai rata-ratanya 7,41, dan tiga belas film bernilai 8,0 atau lebih.
Di arena, takhta direbut dengan keahlian. Kursi di sini direbut, jarang diwariskan; semuanya memukul, berlari, berpikir, atau berdagang untuk mendapatkannya. Hampir seluruh filmnya dimainkan aktor sungguhan, dengan hanya tiga film animasi. Uraiannya ada di Panduan arena.
Takhta 10, raja panggung
Wilayah ketiga dimulai di bawah lampu sorot. Takhta kesepuluh diduduki penyanyi, pemusik, dan bintang pentas. Tiga belas film dari tahun 1961 sampai 2025, dengan nilai rata-rata 7,7 dan lima film bernilai 8,0 atau lebih. Empat di antaranya animasi.
Gelar raja di dunia musik pernah benar-benar dipakai, dan pemiliknya hadir di sini lewat Elvis, 159 menit tentang raja rock and roll. Amadeus, dengan nilai 8,0 dan durasi 160 menit, mengikuti raja musik dari abad kedelapan belas dan seorang pesaing yang tersiksa oleh bakatnya. Green Book, dengan nilai 8,2, mengikuti seorang pianis kulit hitam yang berkeliling Amerika bagian selatan pada 1962.
Film musikal mengisi tengah takhta. The Sound of Music dari 1965, dengan 174 menit, adalah yang terpanjang. West Side Story dari 1961 adalah yang tertua. Grease menari di sebuah SMA dekade 1950-an, sebuah film dengan lagu-lagu ABBA bernyanyi di pulau Yunani, dan La La Land mengikuti seorang pianis jazz dan seorang calon aktris di Los Angeles. Sing Street membentuk sebuah band sekolah di Dublin.
Empat film animasi membuktikan bahwa panggung juga milik tokoh gambar. Coco, dengan nilai 8,2, mengikuti seorang anak yang ingin menjadi pemusik di negeri arwah. Soul, dengan nilai 8,1, mengikuti guru musik yang akhirnya mendapat panggung jazz impiannya. KPop Demon Hunters, dengan nilai 8,0, menjadikan sebuah grup vokal pemburu iblis, dan One Piece Film Red berpusat pada konser seorang diva.
Takhta 11, raja lawak
Takhta kesebelas seluruhnya milik Indonesia. Di sini duduk tiga belas film komedi dalam negeri dari tahun 2014 sampai 2022, masa ketika para komika dan grup lawak legendaris menguasai bioskop. Durasi rata-ratanya 101 menit, terpendek di antara semua takhta, karena lawakan yang baik tahu kapan harus berhenti.
Tiga film Warkop DKI Reborn menghidupkan kembali Dono, Kasino, dan Indro, tiga nama yang selama puluhan tahun menjadi raja lawak layar lebar. Film pertamanya, dari 2016, memecahkan rekor jumlah penonton pada masanya. Tiga film Comic 8 mengumpulkan delapan komika dalam cerita perampokan yang makin lama makin kacau.
Ernest Prakasa menduduki empat kursi sebagai sutradara: Ngenest, Cek Toko Sebelah, Susah Sinyal, dan Cek Toko Sebelah 2, yang terakhir dengan nilai 7,9, tertinggi di takhta ini. Film-filmnya mengubah lawakan panggung menjadi komedi keluarga yang hangat. Raditya Dika menduduki dua kursi dengan Hangout dan Koala Kumal, dan My Stupid Boss menghadirkan atasan paling ajaib se-Asia Tenggara.
Nilai rata-rata takhta ini 6,75, terendah di RajaXXI. Angka itu wajar: komedi selalu dinilai lebih keras daripada drama, dan lawakan yang membuat satu orang terbahak bisa membuat orang lain mengangkat alis. Yang jelas, ketiga belas film ini pernah membuat bioskop penuh.
Takhta 12, raja hati
Takhta kedua belas direbut dengan tangan kosong dan kata-kata. Di sini duduk para kekasih yang menguasai hati seseorang, dan sering kali hati penonton. Tiga belas film dari tahun 1943 sampai 2021, tujuh di antaranya film Indonesia. Nilai rata-ratanya 7,4, dan tiga film bernilai 8,0 atau lebih.
Dua raja hati Indonesia memerintah dua generasi. Rangga, dalam dua film Ada Apa dengan Cinta, merebut hati lewat puisi dan sikap dingin pada 2002, lalu kembali empat belas tahun kemudian. Dilan, dalam Dilan 1990, Dilan 1991, dan Milea: Suara dari Dilan, merebut hati lewat rayuan yang dihafal jutaan remaja. Dalam ceritanya, Dilan bahkan menyandang gelar panglima tempur di geng motornya. A Perfect Fit dan Critical Eleven melengkapi barisan Indonesia.
Dari luar negeri, takhta ini memuat kisah cinta yang paling sering dikutip. Titanic, dengan 194 menit, memberi kita seorang pemuda miskin yang berteriak di haluan kapal bahwa ia raja dunia. Casablanca dari 1943, dengan nilai 8,1, adalah film tertua di RajaXXI. Before Sunrise, dengan nilai 8,0, dan Before Sunset mengikuti dua orang yang jatuh cinta lewat percakapan. Notting Hill mempertemukan penjual buku dengan bintang film. Nilai tertinggi takhta ini, 8,5, dipegang film animasi Jepang tentang dua remaja yang bertukar tubuh.
Takhta 13, raja kecil
Takhta terakhir adalah yang paling mungil. Di sini duduk anak-anak yang menguasai dunianya: kamar tidur, kelas, kampung, atau pulau. Tiga belas film dari tahun 1988 sampai 2025, tujuh di antaranya animasi. Nilai rata-ratanya 7,67, dan lima film bernilai 8,0 atau lebih. Durasi rata-ratanya 102 menit.
Pixar memahami raja kecil lebih baik daripada studio mana pun. Dalam Toy Story dan Toy Story 3, sebuah kamar anak adalah kerajaan dan para mainan adalah rakyatnya. Inside Out masuk ke kepala seorang anak sebelas tahun, tempat lima perasaan berebut kemudi. Up, dengan nilai 8,0, memasangkan seorang kakek dengan pramuka cilik yang keras kepala.
Anak-anak lain memerintah dengan cara masing-masing. Home Alone 2: Lost in New York memberi seorang anak sebuah hotel mewah dan dua pencuri untuk dikerjai. Big mengabulkan keinginan seorang anak untuk menjadi dewasa. Wonder, dengan nilai 8,1, mengikuti seorang anak yang menaklukkan sekolah barunya dengan kebaikan. Moana berlayar melampaui karang, Paddington menaklukkan London dengan sopan santun, dan My Neighbor Totoro, dengan nilai 8,1, memberi dua kakak beradik sebuah hutan dan penunggunya.
Tiga film Indonesia menutup takhta ini. Laskar Pelangi mengikuti sepuluh murid yang menjadikan sekolah reyot mereka kerajaan paling kaya. Keluarga Cemara, dengan nilai 8,0, melihat kejatuhan sebuah keluarga dari mata anak-anaknya. Dan Jumbo mengikuti seorang anak bertubuh besar yang ingin mementaskan dongeng warisan orang tuanya.
Rumah dan panggung dalam satu pandangan
Empat takhta terakhir membentuk wilayah rumah dan panggung: panggung, lawak, hati, dan masa kecil. Lima puluh dua film duduk di sini, dari tahun 1943 sampai 2025, dan 23 di antaranya film Indonesia, terbanyak di antara tiga wilayah. Nilai rata-ratanya 7,38, dan durasi rata-ratanya 112 menit, terpendek.
Di wilayah ini, takhta direbut dengan pesona. Senjatanya adalah suara, lelucon, kata-kata manis, dan keluguan. Inilah wilayah yang paling ramah untuk ditonton bersama keluarga. Uraiannya ada di Panduan rumah dan panggung.
Takhta yang diperebutkan
Menempatkan 169 film di tiga belas takhta sesekali menimbulkan perebutan, karena beberapa film pantas duduk di dua tempat. Redaksi RajaXXI memakai satu aturan: takhta ditentukan oleh hal yang paling diperebutkan dalam cerita. Halaman Takhta yang diperebutkan mendaftar kasus-kasusnya; berikut beberapa yang paling menarik.
Black Panther adalah film pahlawan super, tetapi seluruh ceritanya adalah perebutan mahkota sebuah kerajaan, sehingga ia duduk di takhta raja bermahkota. Thor adalah pangeran dan pewaris takhta, tetapi kerajaannya berada di antara bintang, sehingga ia duduk di takhta raja bintang. Kung Fu Panda adalah film silat, tetapi tokohnya seekor panda di lembah yang dihuni hewan, sehingga ia duduk di takhta raja rimba.
Parasite dapat dibaca sebagai film kriminal, tetapi yang diperebutkan di dalamnya adalah tempat di rumah orang kaya, sehingga ia duduk di takhta raja harta. Coco berpusat pada seorang anak, tetapi yang ia kejar adalah panggung, sehingga ia duduk di takhta raja panggung. Shaolin Soccer penuh jurus silat, tetapi tujuannya piala turnamen, sehingga ia duduk di takhta raja gelanggang. Tarung Sarung mengikuti aturan yang sama.
Joker dan The Dark Knight Rises berasal dari dunia pahlawan super, tetapi keduanya bercerita tentang siapa yang menguasai kota dengan ketakutan, sehingga keduanya duduk di takhta raja dunia hitam. Penempatan semacam ini adalah pendapat redaksi. Perdebatan tentang takhta yang tepat adalah bagian dari kesenangan, dan kerajaan ini cukup lapang untuk menampungnya.
Tiga belas pemuncak
Setiap takhta punya film bernilai tertinggi, dan ketiga belas pemuncak itu membentuk daftar pendek untuk mencicipi seluruh kerajaan. Halaman Tiga belas pemuncak memuatnya dengan lengkap.
Di istana, pemuncaknya adalah The Lord of the Rings: The Return of the King di takhta mahkota dan Spirited Away di takhta sihir, keduanya dengan 8,5, lalu The Empire Strikes Back di takhta bintang dengan 8,4 dan The Wild Robot di takhta rimba dengan 8,3.
Di arena, The Godfather memimpin takhta dunia hitam dengan 8,7, nilai tertinggi di seluruh kerajaan. Takhta silat dipimpin bersama oleh The Man from Nowhere dan Rurouni Kenshin: The Final dengan 7,7. Takhta gelanggang dipimpin The Art of Racing in the Rain dengan 8,1. Takhta akal memiliki tiga pemuncak dengan 8,0, yaitu Oppenheimer, Gifted, dan The Lives of Others. Takhta harta dipimpin Parasite dengan 8,5.
Di rumah dan panggung, takhta panggung dipimpin bersama oleh Coco dan Green Book dengan 8,2. Takhta lawak dipimpin Cek Toko Sebelah 2 dengan 7,9. Takhta hati dipimpin film pertukaran tubuh karya Makoto Shinkai dengan 8,5. Takhta kecil dipimpin bersama oleh My Neighbor Totoro dan Wonder dengan 8,1. Dari delapan belas nama itu, lima adalah film animasi dan satu film Indonesia.
Tiga puluh delapan film Indonesia di delapan takhta
Tiga puluh delapan film Indonesia duduk di kerajaan RajaXXI, dan semuanya terkumpul di daftar Film Indonesia. Nilai rata-ratanya 6,89 dan durasi rata-ratanya 111 menit. Dua film bernilai 8,0 atau lebih: Home Sweet Loan di takhta harta dan Keluarga Cemara di takhta kecil.
Sebarannya memperlihatkan di mana film kita paling kuat. Takhta lawak seluruhnya milik Indonesia, dengan tiga belas film. Takhta hati memuat tujuh film Indonesia, dan takhta dunia hitam serta takhta silat masing-masing lima. Takhta kecil memuat tiga, takhta gelanggang dan takhta akal masing-masing dua, dan takhta harta satu.
Lima takhta sama sekali kosong dari film Indonesia: mahkota, sihir, bintang, rimba, dan panggung. Empat yang pertama adalah seluruh wilayah istana. Kekosongan itu adalah undangan. Sejarah Nusantara penuh dengan kerajaan, dan hutan kita penuh dengan dongeng hewan; film-film itu tinggal menunggu dibuat. Latar belakangnya ada di Panduan film Indonesia.
Setiap raja punya penantang
Ada satu pola yang muncul di hampir semua takhta: cerita tentang raja selalu juga cerita tentang penantangnya. Mengenali pola itu membuat tiap film di RajaXXI lebih enak ditonton.
Di takhta mahkota, penantang datang dari keluarga sendiri: saudara, paman, atau sepupu. Gladiator, Black Panther, dan Frozen semuanya bercerita tentang kerabat yang berebut atau melepaskan mahkota. Di takhta dunia hitam, penantang datang dari bawah: anak buah yang ingin naik. The Godfather, New World, dan The Raid 2: Berandal bergerak dengan mesin yang sama.
Di takhta gelanggang, penantang adalah sang tokoh sendiri. Rocky, Million Dollar Baby, dan Tarung Sarung semuanya dimulai dari orang yang diremehkan. Di takhta akal, penantangnya adalah teka-teki, dan di takhta harta, penantangnya adalah kerakusan. Di takhta hati, dua orang saling menantang sampai salah satu menyerah. Dan di takhta kecil, penantangnya adalah dunia orang dewasa, yang hampir selalu kalah.
Pola itu menjelaskan mengapa kata raja begitu berguna untuk menata film. Kuasa selalu melahirkan perebutan, dan perebutan adalah bahan bakar cerita.
Para ratu di kerajaan ini
Kata raja di nama situs ini dipakai untuk semua penguasa, dan banyak di antaranya perempuan. Di takhta mahkota, Frozen berpusat pada seorang ratu, Brave pada seorang putri pemanah, dan Raya and the Last Dragon pada seorang putri pendekar. Di takhta kecil, Moana adalah putri kepala suku yang kelak memimpin kaumnya.
Di arena, Million Dollar Baby mengikuti seorang petinju perempuan yang menolak diremehkan. King Richard, meskipun judulnya menyebut sang ayah, adalah kisah lahirnya dua ratu tenis. 3 Srikandi mengangkat tiga pemanah putri Indonesia. Di takhta harta, penguasa yang paling ditakuti adalah seorang pemimpin majalah mode dalam The Devil Wears Prada, disusul Cruella dan ibu mertua dalam Crazy Rich Asians.
Di panggung, KPop Demon Hunters dan One Piece Film Red sama-sama dipimpin penyanyi perempuan. Dan di takhta hati, dua film Ada Apa dengan Cinta sesungguhnya adalah cerita Cinta, gadis yang namanya menjadi judul. Kerajaan ini, dengan kata lain, sama banyaknya diperintah ratu.
Wajah yang berpindah takhta
Beberapa pemeran muncul di lebih dari satu takhta, dan perpindahan mereka memperlihatkan luasnya jangkauan seorang aktor. Robert Downey Jr. adalah yang paling sering berpindah: ia taipan dalam tiga film Iron Man di takhta harta, detektif dalam dua film Sherlock Holmes di takhta akal, pahlawan dalam dua film Avengers di takhta bintang, dan pejabat dalam Oppenheimer.
Leonardo DiCaprio merebut hati dalam Titanic dan menyusup ke sindikat dalam The Departed. Russell Crowe menantang kaisar dalam Gladiator dan memecahkan persamaan dalam A Beautiful Mind. Tom Hanks menjadi anak dalam tubuh dewasa dalam Big, menyuarakan koboi mainan dalam dua film Toy Story, dan menjadi manajer sang raja dalam Elvis.
Di sisi Indonesia, Iko Uwais menduduki kursi di takhta dunia hitam dan takhta silat. Reza Rahadian menduduki tiga takhta: ia atasan ajaib di takhta lawak, mahasiswa jenius di takhta akal, dan suami yang berduka di takhta hati. Kotak pencarian memudahkan Anda mengikuti satu wajah dari takhta ke takhta.
Mengapa tiga belas
Angka tiga belas sering dianggap sial, dan justru karena itu redaksi menyukainya. Dalam cerita tentang raja, kesialan dan keberuntungan selalu berjalan beriringan: mahkota adalah hadiah sekaligus beban. Tiga belas takhta dengan tiga belas film juga memberi bentuk yang rapi, sebuah bujur sangkar dengan 169 petak, seperti papan permainan tempat tiap film punya petaknya sendiri.
Huruf XXI di nama situs ini adalah angka Romawi untuk dua puluh satu, warisan dari nama jaringan bioskop yang dikenal semua penonton Indonesia. RajaXXI memakainya sebagai tanda bahwa semua raja di sini adalah raja layar lebar. Yang mereka kuasai mungkin berbeda-beda, tetapi singgasana mereka sama: sebuah layar, dan perhatian Anda selama dua jam.
Takhta tua dan takhta muda
Tiap takhta punya usia, diukur dari film tertuanya, dan urutan usia itu menceritakan sejarah selera penonton. Takhta tertua adalah raja hati, yang mundur sampai Casablanca pada 1943: kisah cinta adalah bahan film yang paling awal dan paling awet. Takhta panggung mundur sampai 1961, takhta akal sampai 1967, takhta dunia hitam sampai 1972, takhta gelanggang sampai 1976, dan takhta bintang sampai 1977.
Takhta berikutnya lahir pada dekade 1980-an: silat pada 1985, mahkota pada 1987, dan takhta kecil pada 1988. Takhta rimba di katalog ini dimulai pada 1993, bersama dinosaurus yang dihidupkan komputer. Tiga takhta termuda adalah raja sihir, yang dimulai pada 2001 ketika dua waralaba fantasi besar lahir bersamaan, raja harta, yang dimulai pada 2006, dan raja lawak, yang dimulai pada 2014 bersama gelombang komika Indonesia.
Urutan itu memperlihatkan bahwa beberapa takhta menunggu teknologi dan beberapa menunggu zaman. Sihir dan rimba baru sungguh meyakinkan setelah efek komputer matang. Lawak Indonesia baru menguasai bioskop setelah panggung komedi tunggal melahirkan satu angkatan pelawak baru.
Raja yang berbulu, bersirip, dan berbaut
Banyak raja di kerajaan ini sama sekali berbeda wujud dari manusia. Di takhta rimba, hampir semua penguasa berkaki empat atau bersirip: singa, panda, kucing, ikan badut, kera raksasa, dan kadal purba. Di takhta kecil, dua film Toy Story menjadikan koboi kain dan penjelajah antariksa plastik sebagai pemimpin, dan Paddington adalah seekor beruang.
Di takhta bintang, beberapa tokoh paling dicintai adalah robot dan makhluk asing. Di takhta gelanggang, dua film Cars menjadikan mobil sebagai juara. Di takhta akal, Big Hero 6 memasangkan seorang remaja dengan robot perawat yang empuk. Dan di takhta rimba, The Wild Robot mempertemukan keduanya: sebuah mesin yang terdampar di hutan dan akhirnya memimpin para hewan. Bagi film, kuasa adalah soal watak, dan watak dapat tinggal di tubuh apa pun.
Catatan rekor di tiga belas takhta
Karena tiap takhta memuat jumlah film yang sama, angka-angkanya mudah dibandingkan. Takhta dengan nilai rata-rata tertinggi adalah raja sihir dengan 7,81, disusul raja bintang dengan 7,77, lalu raja akal dan raja panggung dengan 7,7. Takhta dengan nilai rata-rata terendah adalah raja lawak dengan 6,75.
Takhta dengan film terpanjang adalah raja bintang, dengan rata-rata 145 menit, disusul raja sihir dengan 139 menit dan raja dunia hitam dengan 134 menit. Takhta dengan film terpendek adalah raja lawak dengan 101 menit dan raja kecil dengan 102 menit. Kuasa besar tampaknya butuh waktu lama untuk diceritakan, sedangkan lawakan dan masa kecil berlalu cepat.
Film terpanjang di kerajaan adalah The Godfather Part II dengan 202 menit, hampir sama dengan The Lord of the Rings: The Return of the King dengan 201 menit. Film terpendek adalah Before Sunset dengan 80 menit, disusul Toy Story dengan 81 menit. Film tertua adalah Casablanca dari 1943, dan film termuda berasal dari 2025: F1, KPop Demon Hunters, dan Jumbo.
Empat takhta memiliki lima film bernilai 8,0 atau lebih: sihir, dunia hitam, panggung, dan kecil. Rimba dan bintang masing-masing memiliki empat. Dua takhta, silat dan lawak, sama sekali kosong dari film bernilai delapan, tetapi keduanya justru yang paling sering ditonton ulang.
Memilih takhta menurut suasana
Tiga belas takhta dapat dibaca sebagai tiga belas suasana hati, dan halaman Cara memilih takhta menguraikannya. Bila Anda ingin cerita megah, datangilah istana: mahkota untuk intrik, sihir untuk keajaiban, bintang untuk perang besar, rimba untuk alam.
Bila Anda ingin ketegangan dan keringat, turunlah ke arena. Dunia hitam untuk malam yang kelam, silat untuk adu jurus, gelanggang untuk semangat, akal untuk teka-teki, dan harta untuk sindiran tentang uang. Bila Anda ingin kehangatan, pulanglah ke rumah dan panggung: panggung untuk bernyanyi, lawak untuk tertawa, hati untuk jatuh cinta, dan takhta kecil untuk kembali menjadi anak-anak.
Cara lain adalah memilih menurut teman menonton. Untuk anak-anak, takhta rimba dan takhta kecil adalah yang paling aman, dengan enam belas film animasi di antara keduanya. Untuk remaja, takhta sihir dan takhta hati. Untuk penonton dewasa, takhta dunia hitam dan takhta akal. Untuk keluarga besar yang berkumpul, takhta lawak hampir selalu berhasil.
Poster dan halaman film
Film di RajaXXI ditampilkan sebagai poster tegak dalam baris berisi enam. Nama takhta tercetak di tiap poster, misalnya Raja silat atau Raja hati, bersama angka nilai. Di bawah poster tertulis judul, genre utama, dan durasi.
Menekan poster membuka halaman film, dengan sinopsis lengkap berbahasa Indonesia, nama sutradara, daftar pemeran, negara asal, bahasa asli, dan tanggal rilis. Di sana pula terdapat tombol Tonton sekarang dan tombol Daftar Saya. Nilai yang tampil adalah rata-rata penilaian penonton di TMDB pada skala sepuluh, dan angka itu dapat bergeser seiring bertambahnya penilai. Uraiannya ada di Kartu poster.
Pencarian di RajaXXI
Kotak pencarian berada di bilah hitam di bagian atas setiap halaman RajaXXI. Anda dapat mengetik judul, nama pemeran, atau tahun. Mengetik Iko Uwais memunculkan film-filmnya di takhta dunia hitam dan takhta silat. Mengetik Reza Rahadian membawa Anda ke takhta lawak, akal, dan hati. Mengetik 2019 memunculkan film dari beberapa takhta sekaligus.
Halaman A–Z menampilkan seluruh 169 judul menurut abjad, dan menu Takhta menampilkan ketujuh belas daftar: tiga belas takhta, tiga wilayah, dan daftar film Indonesia. Kiat lengkapnya ada di Pencarian.
Tombol Tonton sekarang
RajaXXI adalah panduan. Film diputar oleh layanan resmi pemegang haknya, dan tombol Tonton sekarang menghubungkan keduanya. Di halaman film, pilih negara Anda, lalu tekan tombol itu. Halaman JustWatch untuk film tersebut terbuka di tab baru dan memperlihatkan layanan langganan, sewa, atau beli yang menyediakannya.
Ketersediaan film berubah mengikuti kontrak layanan, sehingga RajaXXI menyerahkan urusan itu kepada JustWatch, yang memperbarui datanya setiap hari. Pilihan negara Anda diingat peramban. Rinciannya ada di Tonton sekarang.
Daftar Saya: takhta keempat belas
Tiga belas takhta di RajaXXI disusun redaksi. Takhta keempat belas adalah milik Anda. Tombol Daftar Saya di tiap halaman film menempatkan judul itu di daftar pribadi, yang dapat dibuka dari bilah atas. Poster di dalamnya tetap membawa nama takhta asalnya, sehingga terlihat raja mana yang paling sering Anda undang.
Tantangan dari redaksi: isilah takhta keempat belas itu dengan tiga belas film, satu dari tiap takhta. Daftar itu disimpan oleh peramban di perangkat yang sedang Anda pakai, langsung siap dipakai, dan hanya terlihat oleh Anda. Di peramban lain, daftar itu dimulai dari kosong. Panduannya ada di Daftar Saya.
RajaXXI di ponsel
Di layar ponsel, papan tiga belas takhta RajaXXI tersusun dua kolom, dengan empat takhta istana lebih dulu. Baris poster menyesuaikan diri dengan lebar layar, dan menu utama terlipat dalam satu tombol di sudut bilah hitam. Di tablet papan tampil empat kolom, dan di layar komputer tujuh kolom dalam dua baris.
Tampilan gelap dengan aksen emas dipertahankan di semua ukuran layar, dan poster dimuat sesuai lebar layar agar halaman tetap ringan pada jaringan seluler. Kiat lain ada di RajaXXI di ponsel.
Sutradara yang menduduki banyak kursi
Beberapa sutradara menduduki lebih dari satu kursi di kerajaan ini. Anggy Umbara adalah yang terbanyak, dengan lima kursi di takhta lawak: tiga film Comic 8 dan dua film pertama Warkop DKI Reborn. Ernest Prakasa menduduki empat kursi di takhta yang sama. Bersama-sama, dua nama itu memegang sembilan dari tiga belas kursi raja lawak.
Peter Jackson juga menduduki empat kursi, tetapi di dua takhta: penutup trilogi The Lord of the Rings di takhta mahkota, serta dua film pertamanya dan film Hobbit di takhta sihir. Gareth Evans menduduki tiga kursi di dua takhta arena: Serbuan Maut dan The Raid 2: Berandal di takhta dunia hitam, Merantau di takhta silat. Pete Docter menduduki tiga kursi lewat Up dan Inside Out di takhta kecil serta Soul di takhta panggung.
Francis Ford Coppola menduduki dua kursi termahal di takhta dunia hitam. Christopher Nolan menduduki satu kursi di takhta dunia hitam dan satu di takhta akal. Richard Linklater menduduki dua kursi di takhta hati, dengan dua film yang seluruhnya berisi percakapan.
Satu malam di tiap wilayah
Untuk Anda yang ingin langsung menonton, berikut tiga susunan tontonan, satu untuk tiap wilayah. Masing-masing memuat tiga film dari tiga takhta berbeda.
Malam di istana: mulailah dengan Shrek dari takhta mahkota, 90 menit yang menertawakan dongeng kerajaan. Lanjutkan dengan Spirited Away dari takhta sihir, 125 menit. Tutup dengan The Wild Robot dari takhta rimba, 102 menit. Tiga film animasi, 317 menit, cocok untuk seisi rumah.
Malam di arena: mulailah dengan Kung Fu Hustle dari takhta silat, 99 menit. Lanjutkan dengan Gifted dari takhta akal, 101 menit. Tutup dengan John Wick dari takhta dunia hitam, 101 menit. Tiga film ringkas, 301 menit, dengan tiga cara berbeda untuk menjadi yang terbaik.
Malam di rumah dan panggung: mulailah dengan Cek Toko Sebelah dari takhta lawak, 104 menit. Lanjutkan dengan Before Sunrise dari takhta hati, 101 menit. Tutup dengan Coco dari takhta panggung, 105 menit. Tiga film, 310 menit, dari tawa ke haru.
Tiga belas takhta dalam tiga belas kalimat
Untuk gambaran cepat, berikut watak tiap takhta dalam satu kalimat. Raja bermahkota adalah kisah warisan dan perebutan. Raja sihir adalah kisah tentang kuasa yang harus dipelajari. Raja bintang adalah perang yang terlalu besar untuk satu planet. Raja rimba adalah hukum alam dengan wajah yang lucu.
Raja dunia hitam adalah kisah tentang harga sebuah kursi. Raja silat adalah disiplin yang menjadi tontonan. Raja gelanggang adalah orang yang diremehkan lalu menang. Raja akal adalah kepala yang lebih tajam daripada pedang. Raja harta adalah uang dan apa yang dilakukannya pada manusia.
Raja panggung adalah suara yang mengisi ruangan. Raja lawak adalah tawa yang dibagi beramai-ramai. Raja hati adalah dua orang dan satu keputusan. Raja kecil adalah dunia yang dilihat dari ketinggian satu meter.
Bahasa, judul, dan subtitle
Seluruh teks RajaXXI ditulis dalam bahasa Indonesia, termasuk sinopsis 131 film asing di katalog. Film Indonesia memakai judul aslinya. Film asing memakai judul internasionalnya, dan judul dalam bahasa asal tertera di halaman film.
Katalog ini memuat film dalam delapan bahasa. Ketersediaan subtitle Indonesia bergantung pada layanan yang memutar film, dan halaman JustWatch yang dibuka tombol Tonton sekarang memperlihatkan layanan yang tersedia di negara Anda. Uraiannya ada di Bahasa dan subtitle.
Dari mana data RajaXXI berasal
Poster, nilai, durasi, nama sutradara, dan data produksi di RajaXXI berasal dari TMDB, pangkalan data film yang dikelola komunitas penggemarnya. Angka di halaman ini dicatat pada 13 Oktober 2026. Seratus enam puluh sembilan film itu dipilih redaksi dengan tangan dari katalog yang sudah diperiksa satu per satu, lalu ditempatkan di tiga belas takhta menurut apa yang dikuasai atau diperebutkan tokoh utamanya.
Penempatan itu adalah pendapat redaksi, dan satu film hanya duduk di satu takhta. RajaXXI adalah situs mandiri dengan redaksinya sendiri, dan seluruh panduan di halaman ini ditulis khusus untuk katalog ini.
Tiga rute untuk kunjungan pertama
Jika ini kunjungan pertama Anda ke RajaXXI, tiga rute berikut dapat diikuti.
Rute lima menit. Lihat papan tiga belas takhta, pilih takhta yang paling cocok dengan suasana hati Anda, dan buka satu dari enam poster di barisnya. Baca sinopsisnya, lalu tekan Tonton sekarang.
Rute lima belas menit. Buka halaman tiap wilayah, yaitu istana, arena, serta rumah dan panggung, dan tandai satu film dari masing-masing ke Daftar Saya. Tiga film dari tiga wilayah cukup untuk satu akhir pekan panjang.
Rute penjelajah. Telusuri ketiga belas takhta secara berurutan dan pilih satu film dari tiap takhta. Tiga belas film kemudian, Anda sudah menghadap setiap raja di kerajaan ini, dari yang bermahkota sampai yang masih bersekolah dasar.
Pertanyaan yang sering diajukan
Pertanyaan
Apa itu RajaXXI?
RajaXXI adalah panduan film berbahasa Indonesia yang menata 169 film di tiga belas takhta, tiga belas film per takhta, menurut apa yang dikuasai tokoh utamanya.
Apa saja tiga belas takhta di RajaXXI?
Raja bermahkota, raja sihir, raja bintang, raja rimba, raja dunia hitam, raja silat, raja gelanggang, raja akal, raja harta, raja panggung, raja lawak, raja hati, dan raja kecil.
Bagaimana takhta sebuah film ditentukan?
Redaksi menempatkan tiap film menurut hal yang paling diperebutkan dalam ceritanya. Setiap film duduk di tepat satu takhta.
Takhta mana yang nilainya paling tinggi?
Raja sihir, dengan nilai rata-rata 7,81, disusul raja bintang dengan 7,77.
Film apa yang bernilai tertinggi di RajaXXI?
The Godfather di takhta raja dunia hitam, dengan nilai 8,7, disusul The Godfather Part II dengan 8,6.
Berapa film Indonesia di RajaXXI?
Tiga puluh delapan film di delapan takhta. Takhta raja lawak seluruhnya berisi film Indonesia.
Takhta mana yang cocok untuk anak-anak?
Raja rimba dan raja kecil, yang bersama-sama memuat enam belas film animasi.
Bagaimana cara menonton film dari RajaXXI?
Buka halaman film, pilih negara Anda, lalu tekan Tonton sekarang. Halaman JustWatch untuk film itu terbuka dan memperlihatkan layanan resmi yang menyediakannya.
Di mana Daftar Saya disimpan?
Di peramban pada perangkat Anda sendiri. Daftar itu langsung siap dipakai dan hanya terlihat oleh Anda.
Dalam urutan apa film ditampilkan?
Tiap baris di beranda menampilkan enam film yang paling banyak dinilai penonton di takhta itu, dan halaman takhta lengkap memakai urutan yang sama.